Dilansir dari BBSNews. Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lebak terus melakukan upaya untuk penertiban terhadap para pengusaha pemilik usaha ternak ayam ataupun galian pasir yang melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Menurut Dartim Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Lebak, sesuai dengan Rencana Undang Undang Tata Ruang (RUTR),lokasi ternak ayam yang terletak di Kampung Cidadap, Desa Gubugan Ciberem, Kecamatan Maja tidak sesuai dengan RUTR dan dinilai telah menyalahi aturan.

“Pembongkaran atau penertiban terhadap ternak ayam di Gubugan Ciberem ini, didasarkan atas kesepakatan pada komitmen sampai pada batas akhir yaitu panen akan membongkar dalam rangka menindak lanjuti komitmen dan itu sudah di lakukan dengan kesadaran sendiri kandang tersebut di bongkar oleh pemiliknya,” ujar Dartim, Selasa (30/1).

Pada dasarnya kata Dartim, Pemkab Lebak tak membatasi investor untuk menanamkan modal usahanya di Kabupaten Lebak. Tentunya dengan catatat, investor mematuhi aturan yang berlaku sesuai yang telah ditentukan Pemkab Lebak.

“Sebelum memproses ijin, sebaiknya investor juga memperhatikan RUTR-nya,” tegasnya.

Bagi pengusaha yang melanggar aturan dan Satpol PP selaku penegak perda, tiap badan usaha kelompok atau perorangan yang tidak sesuai dengan peraturan Daerah sesuai dengan tugas kami mengamankan aturan tersebut, kalau tidak sesuai, kami selaku penegak perda akan membongkar.

“Untuk Kecamatan Curugbitung dan Maja yang jelas itu sudah zona merah, apalagi tahun 2018 itu sudah ada aturan baru, tidak ada zona merah melainkan peruntukan, berdasarkan peraturan yang baru,karena Curugbitung tidak boleh ada peternakan untuk izin baru, kecuali bagi yang sudah mengantongi izin yang dulu akan di lihat dari masa berlakunya dan bila sudah habis tidak bisa di perpanjang,”jelasnya.

Sementara itu Johan pemilik ternak ayam di kampung Dadap Desa Gubugan Ciberem mengatakan, pihaknya akan mematuhi aturan yang telah dibuat pemerintah daerah.

“Saya juga minta kepada Satpol PP untuk tidak tebang pilih dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya.

Sumber : BBSNews