Seiring perkembangan jaman dan teknologi yang mengikutinya, berbagai inovasi terus dilakukan di sebagai bidang termasuk di dunia peternakan. Dalam hal ini dalam usaha ternak lele mulai dikenalkan teknologi BioFlok, penggunaan teknologi BioFlok dipercaya bisa menjadi solusi untuk budidaya perikanan komoditas lele yang selama ini menjadi unggulan. Teknologi ini juga sangat layak untuk dipergunakan karena terbukti ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kualitas daging lele yang akan dipanen.

Seperti diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto . Menurutnya, jika sektor budidaya ingin menerapkan konsep berkelanjutan, maka harus dicari jenis teknologi yang cocok yang bisa mendukung ke arah tersebut.

peluang-usaha-ternak-ikan-lele-phyton

Dari pengalaman pembudidaya yang sudah menerapkan teknologi bioflok ini, mengatakan bahwa rasa dagingnya berbeda dengan lele hasil budidaya konvensional,” ucap dia.

INTERMEZZO : Cara Budidaya Lele

Perbedaan rasa daging yang dihasilkan tersebut, dijelaskan Slamet, dihasilkan karena selain ikan lele diberi pakan pelet, lele juga diberi makan flock atau gumpalan-gumpalan yang terdiri dari organisme-organisme hidup seperti alga, bakteri, dll.

Selain memberi manfaat peningkatan kualitas daging, teknologi ini juga mampu menekan pakan buatan atau pelet.

Dari hasil percontohan yang telah dilakukan di beberapa wilayah, pemberian pakan ternak lele dapat ditekan di bawah satu jika menggunakan teknologi BioFlok. Manfaat tersebut, akan sangat bagus karena bisa menekan biaya yang harus dikeluarkan oleh pembudidaya lele dan tentu akan berefek pada peningkatan penghasilan.

Hal positif lain jika menggunakan teknologi BioFlok adalah air hasil budidaya lele tidak berbau dan juga memiliki manfaat sangat baik sekali untuk pupuk tanaman. Fakta tersebut juga menjadi catatan positif karena teknologi budidaya perikanan kini mengarah pada konsep keberlanjutan.

Limbah dari BioFlok dinyatakan ramah lingkungan dan tidak mengganggu lingkungan sekitar dan bahkan dapat disinergikan dengan budidaya tanaman, misalnya hortikultur dan buah-buahan.

Hal ini dikarenakan dalam teknologi BioFlok ada mikroorganisme yang mampu mengurai limbah budidaya dan air yang dihasilkannya banyak mengandung bakteri baik seperti bacillus yang dapat menyuburkan semua jenis tanaman.

Sumber : Mongabay

Ingin mendapatkan informasi lain seputar ternak lele atau seputar peluang usaha, jangan lupa untuk rajin berkunjung ke Wetoostudio blog. Ada banyak informasi menarik untuk sahabat…