Devi Tamarini adalah salah satu sosok muda yang sukses dari bisnis tas etnik, kini Devi sukses sebagai jutawan perajin tas etnik yang kita semua maklum bakwa tas etnik sangat laku dan diminati oleh kaum perempuan dari remaja sampai ibu-ibu. Devi sejatinya adalah seorang desainer grafis di sebuah perusahaan di Palembang, namun demi merintis jalan menjadi wirausahawan yang sukses iapun rela untuk meninggalkan pekerjaanya tersebut.

Tas etnik buatan Devi memanfaatkan sisa-sisa kain bekas yang biasanya hanya menjadi limbah dan dibuang begitu saja. Namun, di tangan Devi Tamarini, kain bekas limbah tersebut mampu ia sulap menjadi tas yang cantik dan bernilaitinggi.

Tas etnik hasil rancangan Devi memanfaatkan sisa-sisa kain bekas dari para penenun, seperti kain jumputan, tajung dan songket serta kain brokat. Kain-kain bekas ini bisa dapatkan secara gratis dari para penenun yang menganggapnya sebagai limbah. Intinya bahan dasar kainnya didapat Devi tanpa keluar modal sedikitpun.

INTERMEZZO : Peluang Usaha Kreatif Tas Etnik Tas Handmade

Berbekal ilmu desain grafis yang didapatnya saat masih ada di bangku kuliah, Devi lalu mencoba mengaplikasikan ke dalam pola-pola dan penempatan komposisi sebuah tas wanita. Proses pembuatannya sendiri dimulai dari membentuk pola-pola terlebih dahulu dan kemudian digunting.

Selanjutnya pembentukan pola dan pemasangan manik-manik. Seoarang Devi dalam membuat sebuah tas etnik cantik membutuhkan waktu sekitar dua jam, sehingga diperlukan kesabaran dan ketelitian agar hasilnya sempurna.

INTERMEZZO : Boneka Danbo, Usaha Sampingan Modal Kecil Dan Modal Kreatifitas

Untuk harga tasnya dibanderol mulai Rp100 ribu hingga Rp200 ribu. Selain Palembang, kota seperti Jakarta, Lampung dan Makassar sudah memiliki pelanggan tetap” ungkap Devi.

Bukan hanya lokal saja, Devi mengaku jika produknya kreatifnya juga mulai go internasional seperti ke Singapura dan Malaysia. Sehingga tak heran omzetnya minimal Rp10 juta per bulan.

Seorang pelanggan, Megawati mengatakan, tas kreasi dari kain bekas ini begitu unik karena mengandalkan tema kain tradisional Palembang. Meski bahannya dari kain sisa, setiap tas yang diciptakannya berbeda sehingga kesan elegannya terasa.

Sumber : Okezone

Dapatkan update terbaru seputar inspirasi bisnis dan peluang usaha terbaru hanya di Wetoostudio blog, kunjungi selalu dan bagikan kepada teman-teman.