Beternak Ayam Petelur : Bagaimana cara untuk mengolah pakan ternak ayam petelur dari limbah jagung dan limbah padi? Apakah jenis pakan tersebut baik untuk ayam petelur?

Ada banyak jenis pakan yang bisa diberikan kepada hewan ternak seperti contohnya ayam petelur. Dalam penyajiannya harus memperhatikan banyak hal seperti kualitas kandungan gizi apakah tinggi atau rendah. Jika rendah maka amat disayangkan karena akan mempengaruhi jumlah produktifitas telur dari ayam petelur yang dipelihara.

Dalam beternak ayam petelur dituntut untuk berhati-hati dalam hal pemberian pakan. Jangan sampai salah dan berakibat fatal karena akan terjadi kerugian. Lalu bagaimana jika Anda memiliki banyak limbah jagung dan padi yang sayang jika dibuang dan dimaksudkan untuk dijadikan bahan tambahan untuk pakan ayam petelur.

HARAP DIPERHATIKAN: Ayam petelur adalah jenis ayam yang telah diseleksi secara genetis menjadi jenis ayam yang menghasilkan atau memproduksi telur yang baik pada usia dan masa atau waktu tertentu. Ayam petelur untuk dapat menghasilkan produktivitas telur yang tinggi harus didukung sarana prasarana yang baik, termasuk didalamnya adalah pakan yang berkualitas. Tanpa diberikan pakan yang baik dan berkualitas maka ayam petelur tidak akan mampu menghasilkan produksi telur yang baik.

Adapun Kriteria pakan ayam petelur yang baik di antaranya:
– cukup nilai giziny
– cukup nila proteinnya
– cukup nilai lemaknya
– cukup nilai serat kasarnya

Juga harus diketahui bahwa kebutuhan nilai gizi akan berbeda beda pada tiap tiap usia ayam itu sendiri.
Menjawab pertanyaan tentang apakah limbah jagung dan padi bagus dijadikan pakan untuk ayam petelur berikut ini penjelasannya.

Penggunaan bahan baku pakan ayam petelur misal jagung, konsentrat, dan dedak yang berkualitas adalah harus dan mutlak dibutuhkan untuk dapat menghasilkan pakan yang berkualitas baik dalam rangka menghasilkan produksi telur yang tinggi dan berkualitas bagus.

Penggunaan pakan ayam petelur dari limbah pertanian dapat menyebabkan rendahnya kualitas pakan. Yang umum digunakan hanyalah CGM (corn gluten meal) yang berasal dari jagung, dan dedak atau bekatul padi untuk menyusun ransum pakan ayam petelur. Dan itu juga harus dihitung secara tepat dan cermat komposisinya. Perlu belajar untuk dapat menyusun ransum yang baik untuk ayam petelur karena sangat berpengaruh pada produktifitas telur yang akan dihasilkan oleh ayam petelur yang dipelihara.